Arsip Tag: Asuransi Syariah

Resiko Anda: urusan kami

Resiko Anda: urusan kami

Pastikan segala resiko Anda tertangani oleh asuransi Allianz yang sudah berpengalaman selama 125 tahun

Asuransi Jiwa : Perniagaan Yang Menguntungkan

Asuransi jiwa dapat dengan sangat cepat dan sangat murah dalam membentuk nilai aset yang besar

 

Allianz Syariah

Saya pernah menulis disini, mempunyai asuransi jiwa adalah salah satu cara untuk membentuk aset pribadi. Aset adalah semua yang menghasilkan/menambah uang ke kantong kita, sedangkan liabilitas adalah segala sesuatu yang mengeluarkan/mengurangi uang dari kantong kita. Tambahlah aset, dan kurangilah liabilitas, maka kas pribadi akan naik. Semakin banyak aset yang dimiliki dan liabilitas dikendalikan, adalah kunci menjadi kaya.

Saya baru saja membantu 2 orang teman saya untuk memiliki aset warisan sebesar 1 milyar. Kami sudah saling mengenal cukup lama, dan yang membuat saya bangga, mereka memutuskan untuk memiliki polis asuransi jiwa, bukan karena pertemanan kami, tapi karena mereka benar – benar memahami potensi luar biasa dari asuransi jiwa dalam membantu mereka untuk lebih sejahtera. Lanjutkan membaca Asuransi Jiwa : Perniagaan Yang Menguntungkan

Konsep Operasional Dana Tabarru Pada Asuransi Jiwa Syariah

Keberadaan rekening tabarru’ menjadi sangat penting untuk menjawab pertanyaan seputar ketidakjelasan asuransi dari sisi pembayaran klaim. Misalnya, seorang peserta mengambil paket asuransi jiwa dengan masa pertanggungan 10 tahun dengan manfaat 100 juta rupiah. Bila ia ditakdirkan meninggal dunia di tahun ke-empat dan baru sempat membayar sebesar 40 juta, maka ahli waris akan menerima sejumlah penuh 100 juta. Pertanyaannya, sisa pembayaran sebesar 60 juta diperoleh dari mana. Disinilah kemudian timbul gharar (ketidakjelasan), sehingga diperlukan mekanisme khusus untuk menghapus hal itu, yaitu penyediaan dana khusus untuk pembayaran klaim (yang pada hakekatnya untuk tujuan tolong-menolong) berupa rekening tabarru’.

Premi para nasabah dikumpulkan dalam rekening bersama yang disebut rekening dana tabarru. Tujuan dari dana bersama ini adalah untuk menolong para peserta jika di antara mereka ada yang mengalami musibah. Rekening ini milik para peserta, sedangkan perusahaan asuransi hanya sebagai pengelola yang menerima upah atau uang jasa.

Bagaimana konsep operasional dana tabarru ? Simak infografis ini

konsep-dana-tabarru-allianz-syariah Lanjutkan membaca Konsep Operasional Dana Tabarru Pada Asuransi Jiwa Syariah

BANK adalah teman, ASURANSI adalah sahabat

“Aku tak membutuhkan sahabat yang berubah ketika aku berubah; sahabat yang mengangguk ketika aku mengangguk; jika seperti itu, bayanganku bisa melakukannya lebih baik.”    – Plutarch –

patrick spongebobAnda pasti merasa lebih dekat dengan Bank dan berteman erat dengan Bank. Buktinya gampang saja. Bukalah dompet Anda, maka di dalamnya selain berbagai kartu identitas, akan terdapat kartu atm dan kartu kredit yang jumlahnya bisa beberapa, bahkan di antaranya mungkin dari bank yang berbeda. Kehidupan sehari – hari kita semakin bisa dimudahkan oleh kartu atm dan kartu kredit, 2 jenis kartu “sakti” yang meski bentuknya kecil tapi mempunyai kekuatan luar biasa. Semakin lama dan modern, transaksi cashless semakin gampang dilakukan dimana – mana. Kita akan mengerutkan dahi atau terperangah keheranan saat melakukan transaksi bernilai relatif besar di suatu toko dan kasir berkata: Maaf Bapak, Ibu, kami cuman bisa terima cash. Bisa – bisa batal itu transaksi belanja.

Rahasia utama dari kesaktian kartu atm atau kartu kredit adalah, tidak ada rahasianya ! Kartu atm yang nilai uangnya tidak ada, tidak lagi sakti. Kesaktian kartu kredit juga hilang manakala kartu telah terblokir karena tunggakan kartu kredit yang belum lunas. Kartu atm dan kartu kredit mempunyai kesaktian, saat Anda memberikan mereka kekuatan….jadi yang digdaya sebenarnya bukan kartunya, tapi Anda. Lanjutkan membaca BANK adalah teman, ASURANSI adalah sahabat

Terlihat Sama, Tapi……Beda Akad, Beda Hukumnya

Hukum Islam bertujuan untuk melindungi semuanya, harus sama hak dan kewajiban antara si pembeli dan si penjual. Sama-sama bisa untung, sama-sama bisa rugi.

akad-syariah

Banyak yang masih meragukan asuransi syariah sebagai produk keuangan yang halal dan memandang asuransi syariah sama saja dengan asuransi konvensional, dan menganggap dua – duanya haram. Padahal asuransi syariah dan konvensional memiliki perbedaan mendasar dalam beberapa hal prinsip, salah satunya dalam hal akad.  Akad ialah: perikatan ijab (pernyataan melakukan ikatan) dan kabul (pernyataan penerimaan ikatan) yang dibenarkan syara’ yang menetapkan kerelaan kedua belah pihak.

Kepemilikan dana klaim/tabarru’ pada asuransi syariah merupakan hak peserta. Perusahaan hanya sebagai pemegang amanah untuk mengelolanya secara syariah. Pada asuransi konvensional, dana yang terkumpul dari nasabah (premi) menjadi milik perusahaan, sehingga perusahaan bebas menentukan alokasi investasinya (bisa masuk ke instrument investasi non syariah). Pembayaran klaim pada asuransi syariah diambil dari dana tabbaru’(dana kebajikan). Pada asuransi konvensional pembayaran klaim diambilkan dari rekening dana perusahaan. Asuransi syariah menggunakan sistem berbagi resiko – sharing of risk (saling membantu antar peserta), sedangkan pada asuransi konvensional yang dilakukan adalah pemindahan resiko –transfer of risk (jual beli antara peserta dan perusahaan).

Jelas asuransi syariah dan konvensional memang sangat berbeda dalam akad dan cara kerjanya, yang menyebabkan asuransi syariah bersih dari gharar,  maysir dan riba. Asuransi syariah halal.

Uraian tulisan ini selanjutnya berasal dari kiriman whatsapp rekan saya yang merupakan contoh pesan berantai yang bagus, dan dapat menggambarkan dengan jelas adanya perbedaan akad dari suatu transaksi, dapat menyebabkan perbedaan hukum dari transaksi itu, meski terlihat transaksinya seolah – olah sama.

👳🏽 Gimana kabarnya mbak ?

🙎🏻 Sehat dek, alhamdulillah.

👳🏽 Ini saya selain silaturahmi juga ada perlu mbak.

🙎🏻 Apa apa dek…apa yang bisa tak bantu.

👳🏽 Anu..kalau ada uang 20juta saya mau pinjam.

🙎🏻 Dua puluh juta? Banyak sekali. Untuk apa dek? Lanjutkan membaca Terlihat Sama, Tapi……Beda Akad, Beda Hukumnya