Arsip Tag: Asuransi Penyakit Kritis

Memahami Masalah dan Resiko Kehidupan

Masalah dan resiko tidaklah sama karena memiliki perbedaan sifat
Great Risk
Great Risk

Kita bisa melakukan perencanaan untuk penyelesaian masalah kehidupan. Kita bisa melakukan persiapan diri untuk resiko – resiko kehidupan yang bisa terjadi.

Masalah cenderung merupakan hal – hal yang kita tahu dengan pasti, kita bahkan mungkin tahu kapan masalah ini akan muncul, misal naiknya harga sembako di bulan puasa, tingginya kompetisi dalam masuk suatu sekolah favorit, semakin mahalnya biaya pengobatan atau pendidikan, naiknya harga tiket kereta api atau pesawat terbang di musim liburan, dan sebagainya.

Resiko adalah peristiwa yang mungkin terjadi, dan kita mungkin tidak dapat mengatakan kapan terjadinya. Contoh, di jalan raya sepeda motor memiliki resiko kecelakaan yang lebih tinggi daripada mobil. Ini bukan berarti naik sepeda motor akan celaka, dan naik mobil akan selalu aman saja, keduanya tetap memiliki resiko mengalami kecelakaan, belum pasti.

motor-di-lintasan-ka Lanjutkan membaca Memahami Masalah dan Resiko Kehidupan

Pembayaran Klaim Angioplasty oleh Allianz

Tulisan ini merupakan kisah nyata, gambaran bahwa asuransi adalah sahabat Anda, sedia mendampingi di saat sulit

“Pekerjaan seorang agen asuransi adalah memberikan anda UANG pada saat yang paling diperlukan , dimana pada saat itu TIDAK ADA SEORANG PUN YANG MENGAMBIL TANGGUNG JAWAB dan TIDAK ADA ORANG YANG MAMPU MEMBANTU”.

Kata-kata itu terbukti sudah…. setelah kemarin Staff Administrasi kantor mengabarkan Klaim nasabah saya disetujui oleh Allianz. Lanjutkan membaca Pembayaran Klaim Angioplasty oleh Allianz

Nasabah Allianz berbicara – Layanan Prima

Video wawancara nasabah Allianz tentang pengalaman mereka terhadap layanan yang diberikan Allianz selama masa aktif polisnya.

1 Yang Terpenting : Selamatkan Jiwa dari Resiko – Resiko Kehidupan

1 Yang Terpenting Selamatkan Jiwa dari Resiko – Resiko Kehidupan

Boris Bokir berbicara tentang cara berpikir masyarakat Indonesia yang berkilah banyak untungnya.

1 Yang Terpenting : Selamatkan Jiwa dari Resiko – Resiko Kehidupan

85 Persen Pasien Kanker dan Keluarga Bangkrut

“Kanker hanyalah salah satu contoh penyakit kritis. Lindungilah keluarga kita dengan asuransi penyakit kritis”

Pasien-Kanker-Bangkrut

Kanker hanyalah salah satu contoh penyakit kritis. Lindungilah keluarga kita dengan asuransi penyakit kritis, salah satu upaya mudah, cepat dan praktis dalam mengantisipasi akibat penyakit kritis.

Manfaatkanlah program CI100 Allianz untuk kebutuhan asuransi penyakit kritis Anda, yang mengcover 100 kondisi penyakit kritis sejak dari tahap awal.

Untuk layanan konsultasi gratis asuransi jiwa dan kesehatan Allianz, hubungilah kami, Agen Asuransi Allianz di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.
logo-allianz-surabaya
HP/SMS/WA/Telegram : 085777999526
Pin BB : D47B25B3
Email : anugrah.allisya@gmail.com

https://proteksikeluargasyariah.com/2015/12/25/punya-asuransi-kesehatan-terbaik-pun-masih-perlu-asuransi-penyakit-kritis/

https://proteksikeluargasyariah.com/2015/12/25/rider-penyakit-kritis-allianz-ci100-terbaik-untuk-anda/

Tinjauan Biaya – Biaya Kanker secara Sosial dan Ekonomi

http://www.thejakartapost.com/news/2015/08/21/cancer-costs-se-asia-socially-economically.html

“Terungkap data dari 9513 pasien kanker, setelah 12 bulan, 48 persen mengalami masalah keuangan serius dan 29 persen meninggal dunia”

cancer smallSebuah tinjauan ilmiah yang baru saja dirilis oleh George Institute for Global Health menunjukkan adanya peningkatan persebaran penyakit kanker yang akan menjadi beban luar biasa bagi masyarakat dan sistem kesehatan di  negara – negara Asia Tenggara.

Dirilis di Indonesia pada hari Kamis, hasil penelitian yang dilakukan di Indonesia, Vietnam, Malaysia, Thailand, Myanmar, Filipina, Kamboja dan Laos ini mengindikasikan bahwa penuaan populasi dan beban penyakit kanker yang meningkat sedang mengarah kepada resiko penyakit kanker menjadi epidemi yang bisa menghancurkan wilayah tersebut.

Riset dari ACTION ( The ASEAN Costs in Oncology ), yang dilakukan pada tahun 2012 – 2014, mempelajari biaya pengobatan kanker untuk 9513 pasien di delapan negara. Ini bertujuan untuk menilai dampak kanker pada kesejahteraan ekonomi rumah tangga, kelangsungan hidup pasien dan kualitas hidup.

Terungkap data dari 9513 pasien kanker, setelah 12 bulan, 48 persen mengalami masalah keuangan serius dan 29 persen meninggal dunia. Masalah keuangan serius didefinisikan sebagai keharusan menghabiskan 30 persen atau lebih dari pendapatan keluarga untuk hal – hal di luar perencanaan keuangan keluarga, dalam hal ini untuk biaya pengobatan kanker.

Selain itu, 44 persen pasien yang bertahan dari penyakit kanker mengalami kesulitan ekonomi sebagai akibat dari kanker mereka, yang secara mayoritas akhirnya terpaksa menggunakan tabungan hidup mereka.

Lanjutkan membaca Tinjauan Biaya – Biaya Kanker secara Sosial dan Ekonomi

Cancer costs SE Asia socially, economically

http://www.thejakartapost.com/news/2015/08/21/cancer-costs-se-asia-socially-economically.html

KLIK untuk versi Indonesia

The rising prevalence of cancer will become an overwhelming burden on society and healthcare systems across Southeast Asia if immediate action is not taken, a new study by the George Institute for Global Health shows.

Released in Indonesia on Thursday, the results of the study conducted in Indonesia, Vietnam, Malaysia, Thailand, Myanmar, the Philippines, Cambodia and Laos suggested that aging populations and the rising cancer burden were leading to a risk of cancer becoming an epidemic that could devastate the region.

The ASEAN Costs in Oncology (ACTION) study, which was conducted between 2012 and 2014, examined the cost of cancer treatment for 9,513 patients in the eight countries. It aimed at assessing the impact of cancer on household economic wellbeing, patient survival and quality of life.

It revealed that of the 9,513 cancer patients, after 12 months, 48 percent experienced financial catastrophe and 29 percent had passed away. Financial catastrophe is defined as having to spend 30 percent or more of household income on out-of-pocket expenses for cancer treatment.

Additionally, 44 percent of the patients who survived experienced economic hardship as a consequence of their cancer, of which a majority ended up using their life savings.

Lanjutkan membaca Cancer costs SE Asia socially, economically