Arsip Tag: Asuransi Penyakit Kritis

Video Testimoni Nasabah Allianz Ibu dari Artis (alm) Julia Perez

Klaim asuransi jiwa Allianz (alm) Julia Perez telah cair 2x : santunan penyakit kritis dan santunan meninggal dunia

(alm) Julia Perez merupakan nasabah Allianz, yang mempunyai polis asuransi jiwa dengan rider penyakit kritis. Di video berikut ini, Ibu Sri Wulansih yang merupakan Ibunda (alm) Julia Perez menceritakan Allianz telah memberikan santunan uang pertanggungan dua kali.

Yang pertama adalah pada saat (alm) Julia Perez sedang dalam masa pengobatan kanker, cairlah uang pertanggungan dari rider penyakit kritis. Yang kedua adalah pada saat (alm) Julia Perez wafat, cair uang pertanggungan jiwa.

Ibunda (alm) Julia Perez, Ibu Sri Wulansih, mengingatkan kepada kita semua akan pentingnya memiliki asuransi jiwa Allianz. Ibu Sri Wulansih juga menganjurkan kepada kita semua yang belum memakai asuransi Allianz untuk segera memakai asuransi Allianz. Lanjutkan membaca Video Testimoni Nasabah Allianz Ibu dari Artis (alm) Julia Perez

Video Testimoni Ibu Rosienko Klaim Allianz Cair 5 Milyar

…klaim penyakit kritis Ibu Rosienko di asuransi jiwa Allianz cair sebesar 5 milyar lebih…

Ibu Rosienko adalah nasabah Allianz sejak tahun 2003. Pada akhir tahun 2013, Ibu Rosienko menderita salah satu kondisi penyakit kritis, dan melakukan klaim asuransi penyakit kritis di Allianz. Pembayaran klaim Ibu Rosienko telah dilakukan oleh Allianz pada tahun 2014, dengan nilai santunan cair sebesar lebih dari 5 milyar rupiah.

Setelah mendapatkan santunan uang pertanggungan penyakit kritis dari Allianz, polis asuransi jiwa Allianz yang dimiliki oleh Ibu Rosienko masih tetap berlaku, dan sejak saat itu Ibu Rosienko sudah tidak perlu lagi membayar premi, karena adanya fitur rider payor yang juga diikuti oleh Ibu Rosienko.

Setelah terkena penyakit kritis, Ibu Rosienko tidak bisa bekerja optimal seperti sebelum menderita sakit, sehingga uang santunan penyakit kritis yang didapatkan Ibu Rosienko sangat bermanfaat sebagai sumber penghasilan.

Berdasarkan pengalaman menjadi Nasabah Allianz selama belasan tahun, dan pengalaman mengajukan klaim, Ibu Rosienko merekomendasikan Allianz dengan nilai tingkat kepuasan 8. Lanjutkan membaca Video Testimoni Ibu Rosienko Klaim Allianz Cair 5 Milyar

Profesor Musa Bangkit Dari Sakit Diabetes Dengan Terapi Stemcell

“….stem cell: pengobatan untuk penyakit – penyakit berat…”

Di bagian bawah tulisan ini adalah petikan berita yang agak lama, dari bulan Oktober 2015, sebuah cerita tentang sakit yang pernah diderita oleh Profesor Musa Asy’arie, saat ini Beliau adalah guru besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, pada mata kuliah ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Beliau pernah juga menjabat sebagai rektor UIN Sunan Kalijaga, pada periode 2010 – 2014.

Selain sebagai seorang pendidik, Profesor Musa juga berpengalaman sebagai birokrat, pengusaha dan juga corporate manager. Pernah juga menjadi anggota lembaga sensor film. Pada tanggal 28 Desember 2016, 3 hari sebelum ulang tahun ke 65 Profesor Musa, diluncurkan sebuah buku untuk kado ulang tahun yang sangat bermakna.

cover-buku-prof-musa

Buku ini adalah sumbangan tulisan dari 16 penulis yang merupakan orang dekat atau sahabat – sahabat  Profesor Musa. Masing – masing penulis menulis tentang Profesor Musa secara spontan, unik, jujur, dan apa adanya.

Kembali lagi ke cerita sakit. Diceritakan di tulisan berita itu, Profesor Musa bisa pulih dari sakitnya dengan terapi stem cell di Surabaya. Beliau diilhami oleh Profesor Mahfud MD, yang juga berobat di Surabaya dengan stem cell.  Sakitnya bukan sakit biasa, dan merupakan sakit yang cenderung menimbulkan komplikasi dan  bisa membunuh penderitanya pelan – pelan lewat komplikasi itu, yaitu diabetes. Lanjutkan membaca Profesor Musa Bangkit Dari Sakit Diabetes Dengan Terapi Stemcell

JCI: Standard Emas dalam Pelayanan Kesehatan secara Global

Secara umum akreditasi merupakan hal yang sangat penting karena 3 hal: mengetahui apakah suatu institusi telah mencapai atau telah melebihi suatu batas minimum dari standart kualitas, memberikan petunjuk kepada user atau konsumen tentang kualitas suatu institusi, dan akreditasi merupakan suatu cara penentuan apakah suatu perpindahan nilai dapat dilakukan.

Maksud dari point terakhir contohnya, misal terdapat 2 pabrik dalam satu manajemen dimana pabrik pertama memiliki grade C, sementara pabrik kedua memiliki grade yang lebih tinggi. Bila seorang pegawai dipromosikan dan dipindah tugas dari pabrik pertama ke pabrik kedua, maka manajemen bisa mengetahui training apa saja yang diperlukan oleh pegawai itu supaya bisa mengikuti dan menyesuaikan ritme kerja pabrik kedua dengan cepat dan optimal.

Rumah sakit di Indonesia selayaknya minimal memiliki akreditasi yang dikeluarkan oleh KARS – Komisi Akreditasi Rumah Sakit Indonesia. KARS adalah badan yang dibentuk oleh Departemen Kesehatan RI untuk menyusun standar akreditasi, melakukan proses akreditasi dan memberikan sertifikat akreditasi kepada rumah sakit-rumah sakit yang telah memenuhi persyaratan standar akreditasi yang disusun oleh Komisi Akreditasi Rumah Sakit Indonesia (KARS).

Akreditasi rumah sakit adalah suatu pengakuan yang diberikan oleh pemerintah kepada rumah sakit karena telah memenuhi standar yang telah dilakukan. Tujuan dari akreditasi rumah sakit ini adalah agar kualitas diintegrasikan dan dibudayakan ke dalam sistem pelayanan rumah sakit.

Bagi rumah sakit dan semua pihak yang terlibat di dalamnya, akreditasi tidak semata pekerjaan administratif belaka. Sederhananya begini, misal saya bekerja bekerja di rumah sakit, saya tidak ingin tertular penyakit pasien dan sebaliknya, rumah sakit gagal melakukan tugasnya bila seorang pasien justru kondisinya memburuk karena terinfeksi penyakit lain di rumah sakit itu….jangan sampai pasien sakit ingin sembuh, malah sakitnya tertambah oleh infeksi di rumah sakit itu. Lanjutkan membaca JCI: Standard Emas dalam Pelayanan Kesehatan secara Global

Kisah Pak Dahlan Lakukan Dua Kali Stem Cell

dahlan-iskanStem cell disebut juga sel punca atau sel induk merupakan pengobatan regenerative (Regenerative medicine) yang sejak 2010 dikembangkan oleh RSUD Dr Soetomo dan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) dalam Instalasi Bank Jaringan.

Dahlan Iskan, mantan Menteri BUMN adalah salah satu orang yang mencoba dan merelakan tubuhnya menjadi bahan riset manfaat stem cell ini. Dalam sebuah Symposium di RSUD Dr Soetomo, Dahlan menceritakan pengalamannya.

“Waktu saya jadi menteri, saya memang mengundang Universitas-universitas, satu Minggu satu universitas. Universitas Airlangga salah satunya yang mengirim 12 orang ke ruang kerja saya. Kemudian saya tanya apa saja temuan mereka yang tidak hanya berhenti di penelitian, tapi bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Dahlan. Lanjutkan membaca Kisah Pak Dahlan Lakukan Dua Kali Stem Cell

Stem Cell: Pengobatan untuk Penyakit – Penyakit Berat

Terapi stemcell merupakan suatu terobosan dalam dunia pengobatan modern, karena metode pengobatan ini tidak semata bertujuan memperpanjang usia harapan hidup penderita penyakit – penyakit berat semacam jantung, stroke, kanker, penyakit auto imune, parkinson, diabetes dan lain – lain, terapi ini juga memungkinkan tingkat pemulihan dan penyembuhan yang cukup menjanjikan.

330px-stem_cell_treatments-svg

Praktik terapi stemcell mulai terdengar di Amerika Serikat, pada tahun 2005, sementara di Indonesia sendiri, pada tahun 2007 sudah dilaksanakan terapi stem cell pada penderita penyakit jantung di RSCM Jakarta. Laboratorium ReGenic (Regenerative and Cellular Therapy) merupakan Lab pertama di Indonesia yang berwenang melakukan pengolahan sell punca atau dengan nama lain stem cell untuk terapi. Lanjutkan membaca Stem Cell: Pengobatan untuk Penyakit – Penyakit Berat

Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi

Dalam laporan organisasi kesehatan dunia (WHO), di tahun 2020 tiga perempat kematian di negara berkembang disebabkan oleh penyakit kritis. Dari beberapa penyakit kritis, ada tiga yang memiliki presentase cukup tinggi. Yaitu penyakit jantung dengan 70 persen, stroke dengan 75 persen, dan diabetes dengan 70 persen.

Selain berisiko tinggi terhadap kematian, penyakit kritis juga memiliki biaya pengobatan yang tinggi. Hasil survei Global Medical Trend yang diadakan oleh Willis Tower Watson, sebuah perusahaan konsultan internasional pada April 2016, menyatakan adanya kenaikkan tarif medis dunia sekitar 8 persen dan akan terus berkembang.

laparoscopy

Berikut biaya pengobatan yang harus dikeluarkan pasien dan keluarganya akibat tiga penyakit di atas menurut Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI: Lanjutkan membaca Tiga Penyakit Kritis dengan Biaya Pengobatan Tinggi