Arsip Tag: asuransi kesehatan cashless internasional

Allianz Ecopark Ancol, Wisata Edukasi Asyik di Utara Jakarta

Allianz Ecopark adalah bukti dukungan Allianz terhadap ketersediaan infrastruktur yang dapat digunakan oleh keluarga untuk berolah raga dan berkegiatan di ruang terbuka hijau

Allianz Indonesia terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Sejak tahun 2012, Allianz Indonesia telah menyelenggarakan beragam aktivitas untuk mendukung peningkatan kualitas hidup, salah satunya dengan aktivitas berlari yaitu Allianz World Run.

Pada pertengahan tahun 2017, Allianz Indonesia mewujudkan komitmennya dengan menghadirkan sarana dalam peningkataan kualitas hidup melalui perubahan hak penamaan yang semula bernama Ocean Ecopark menjadi Allianz Ecopark. Melalui kemitraan ini, Allianz dapat lebih terintegrasi dengan masyarakat melalui berbagai kegiatan yang dapat dilakukan di Allianz Ecopark.

Meylindawati, Direktur Allianz Life Indonesia menjelaskan, sebagai salah satu penyedia perlindungan asuransi dari berbagai risiko dalam aspek kehidupan, Allianz Indonesia selalu konsisten dalam mengkampanyekan pentingnya kesehatan, baik kepada nasabah maupun masyarakat luas.

“Sebagai salah satu penyedia perlindungan asuransi dari berbagai risiko dalam aspek kehidupan, Allianz Indonesia selalu konsisten dalam mengkampanyekan pentingnya kesehatan, baik kepada nasabah maupun masyarakat luas. Hadirnya Allianz Ecopark adalah bukti dukungan Allianz terhadap ketersediaan infrastruktur yang dapat digunakan oleh keluarga untuk berolahraga dan berkegiatan di ruang terbuka hijau,” kata Meylindawati. Lanjutkan membaca Allianz Ecopark Ancol, Wisata Edukasi Asyik di Utara Jakarta

Konsep Asuransi Kesehatan Keluarga dan Kelompok

Asuransi kesehatan untuk keluarga dan kelompok (perusahaan) memiliki beberapa persamaan dan perbedaan. Apa sajakah itu ?

konsep-asuransi-kesehatan-keluarga-atau-kelompok

1. Meliputi rawat inap, rawat jalan, persalinan, perawatan gigi, dan kacamata
2. Untuk asuransi kelompok (perusahaan) minimal berjumlah 10 orang. Untuk asuransi keluarga meliputi keluarga inti.
3. Potongan premi hanya berlaku untuk asuransi keluarga
4. Polis asuransi berlaku per periode, dengan opsi perpanjangan polis. Lanjutkan membaca Konsep Asuransi Kesehatan Keluarga dan Kelompok

Apakah HIV/AIDS Ditanggung Asuransi ?

HIV/AIDS sudah tak asing lagi ditelinga kita sebagai penyakit yang sangat serius, dan belum ada obat yang benar-benar bisa menyembuhkannya. Bagaimana jika seorang nasabah asuransi terkena HIV/AIDS, akankan asuransi menanggungnya?

apakah-risiko-hivaids-ditanggung-asuransi-1

Hingga saat ini, obat yang benar-benar bisa menyembuhkan virus HIV/AIDS belum ditemukan. Lebih memprihatinkan lagi, berdasarkan data Kementerian Kesehatan tahun 2015, kasus HIV/AIDS cenderung meningkat setiap tahunnya.

Penyebab orang terkena HIV/AIDS di antaranya karena gaya hidup seksual yang tidak sehat dan tidak aman, tertular akibat penggunaan jarum suntik yang tidak steril, dan penularan dari ibu kepada bayinya saat kehamilan. Lalu, apakah HIV/AIDS bisa masuk dalam cakupan manfaat asuransi meski belum ada obat yang bisa membuat pengidapnya sembuh total? Lanjutkan membaca Apakah HIV/AIDS Ditanggung Asuransi ?

Bisakah Memiliki Asuransi Kesehatan Setelah Didiagnosa Penyakit?

Perusahaan asuransi memiliki seleksi risiko untuk dapat mengukur tingkat risiko dari setiap calon nasabahnya. Melalui penilaian ini, setiap perusahaan asuransi akan menentukan besaran premi, maupun cakupan manfaat yang akan diberikan kepada nasabahnya. Hal ini juga menentukan apakah perusahaan dapat menanggung risiko kesehatan kita atau sebaliknya.
bisakah-memiliki-asuransi-kesehatan-setelah-didiagnosa-penyakit
Perusahaan asuransi memiliki seleksi risiko untuk dapat mengukur tingkat risiko dari setiap calon nasabahnya. Melalui penilaian ini, setiap perusahaan asuransi akan menentukan besaran premi, maupun cakupan manfaat yang akan diberikan kepada nasabahnya. Hal ini juga menentukan apakah perusahaan dapat menanggung risiko kesehatan kita atau sebaliknya.
Apabila saat kita melakukan pengajuan pembelian asuransi, kita telah didiagnosa salah satu penyakit, maka perusahaan asuransi memiliki hak untuk dapat memberikan pengecualian (exception), menanggung dengan syarat tertentu (sub standard), atau bahkan menolak permohonan pembelian asuransi kita.

Lanjutkan membaca Bisakah Memiliki Asuransi Kesehatan Setelah Didiagnosa Penyakit?

Pre-Existing Condition dalam Asuransi Kesehatan

Ingin memiliki asuransi kesehatan tapi sudah ada riwayat sakit sebelumnya? Tenang, perusahaan asuransi masih akan menyetujuinya dengan beberapa syarat tertentu. Seperti apakah itu? Cek di sini.

kebijakan-pre-existing-condition-dalam-asuransi-1

Dalam asuransi kesehatan terdapat istilah pre-existing condition, yaitu kondisi di mana Anda sudah terdiagnosis atau memiliki riwayat penyakit tertentu pada saat mendaftar ke asuransi. Dengan kondisi seperti ini, pada umumnya perusahaan asuransi dapat menerima Anda sebagai nasabah dengan persyaratan tertentu.

Status pre-existing condition dapat ditiadakan oleh perusahaan asuransi apabila Anda telah menjadi nasabah dalam jangka waktu tertentu dan tidak ada lagi laporan klaim maupun mengalami perawatan untuk penyakit yang masuk dalam daftar pre-existing condition sebelumnya. Setelah melewati masa tunggu tersebut, maka status pre-existing disease dapat dicabut oleh perusahaan asuransi. Lanjutkan membaca Pre-Existing Condition dalam Asuransi Kesehatan

SmartMed Premier : Asuransi Kesehatan 6 Milliar Dari Allianz

Kartu cashless SmartMed Premier Allianz, dapat digunakan berobat rawat inap di Singapura, Malaysia, Thailand, bahkan China dengan limit 6 milliar per tahun

smartmed-premier-gambar1

SmartMed Premier merupakan produk unggulan asuransi kesehatan Allianz, karena program asuransi kesehatan ini menanggung biaya rumah sakit sesuai tagihan, dengan limit tahunan 6 miliar. Artinya, berapa pun tagihan biaya rumah sakit, selama tidak melebihi 6 miliar, akan ditanggung seluruhnya oleh Allianz dan tidak ada batasan manfaat per penyakit.

SmartMed menggunakan fasilitas cashless (non tunai) dalam jaringan rumah sakit Admedika, yang tersebar secara nasional, dan di negara – negara ASEAN dan China. Artinya, bila melakukan rawat inap di Singapura, Malaysia, Thailand, atau China, cukup dengan melakukan penggesekan kartu, selama rumah sakitnya berada di jaringan Admedika. Berikut ini adalah daftar rumah sakit rekanan di negara – negara ASEAN plus China…silahkan klik gambar untuk memperbesar tampilan.

rs-smartmed-asean-plus Lanjutkan membaca SmartMed Premier : Asuransi Kesehatan 6 Milliar Dari Allianz

Kartu Cashless Asuransi Kesehatan Saya

“Di balik kemudahan kartu cashless (tanpa uang) asuransi kesehatan ini, terdapat proses verifikasi yang agak memakan waktu dan prosesnya tidak secepat kartu kredit.”

cashlessSaya memiliki asuransi kesehatan yang disediakan oleh perusahaan migas tempat saya bekerja saat ini, yang bentuk dan sifatnya seperti kartu kredit. Tiap kali berobat, saya cukup menunjukkan ktp dan menyerahkan kartu ini kepada rumah sakit untuk digesek, dan saat selesai berobat kartu akan dikembalikan dan saya menandatangani lembar tagihannya. Simpel dan praktis.

Seperti saya ceritakan di SINI, awal – awal bekerja saya jarang menggunakan kartu ini, namun saat sudah berkeluarga, saya sering menggunakannya, terutama untuk istri dan anak – anak. Dua tahun lalu, pemakaian rawat jalan keluarga saya over limit, tahun lalu untuk rawat jalan, tinggal 3% lagi untuk over limit, dan tahun ini sepertinya saya bakal sering juga menggunakannya sebab ternyata kedua anak kembar saya masih memiliki banyak pr imunisasi yang harus dikejar.

Alhamdulillah, untuk rawat inap saya tidak pernah membayar dan over limit. Mungkin untuk beberapa hal kecil yang dianggap provider asuransi adalah “accessories” rawat inap yang saya harus membayar sendiri, dan ini jumlahnya sangat kecil sekali dibandingkan biaya rawat inap yang di-cover oleh provider asuransi. “Accessories” ini misalnya pampers dan vitamin.

Di balik kemudahan kartu cashless (tanpa uang) asuransi kesehatan ini, terdapat proses verifikasi yang agak memakan waktu dan prosesnya tidak secepat kartu kredit. Menurut saya, waktu ini meski ada, tidaklah lama, sekitar 10-20 menit. Pada kartu kredit, penjamin, entah itu Visa atau Mastercard, hanya melihat limit cukup atau tidak. Terkadang, Bank penerbit kartu kredit sangat teliti dan menelepon langsung, atau memblok sementara kartu kredit bila Bank penerbit mencurigai suatu atau beberapa transaksi yang tidak lazim. Lanjutkan membaca Kartu Cashless Asuransi Kesehatan Saya