Arsip Kategori: Blockchain

Implementasi Teknologi Blockchain Allianz

Teknologi blockchain merupakan solusi terbaru atas masalah yang sudah lama, merupakan inisiatif inovasi dan persembahan dari AGCS – Allianz Global Corporate & Specialty –

Artikel sebelumnya : Teknologi Blockchain Allianz , telah menjelaskan apa itu blockchain dengan bahasa sederhana dan mudah dipahami. Selama ini orang cenderung selalu mengkaitkan teknologi blockchain dengan uang digital atau bitcoin.

Padahal, uang digital, atau bitcoin, hanyalah semata salah satu akibat atau hasil dari penggunaan teknologi blockchain.

Teknologi blockchain jelas merupakan langkah berikutnya dalam evolusi teknologi. Seperti halnya semua protokol berbasis open source lainnya, potensi sesungguhnya dari teknologi blockchain ada dalam berbagai cara teknologi ini bisa dimanfaatkan secara optimal.

Teknologi blockchain awalnya lahir dari kebutuhan untuk mentransfer uang dari satu orang ke orang lain (peer to peer) tanpa membutuhkan perantara seperti bank. Tapi hari ini, blockchain telah menemukan aplikasi  dalam berbagai proses bisnis dan industri seperti industri supplier, logistik, ritel, dan sebagainya. Blockchain untuk industri asuransi tidak terkecuali.

Bila Anda belum memahami blockchain, masih bingung atau memerlukan informasi dasar tentang teknologi blockchain, Anda dapat membaca pengenalan tentang teknologi blockchain di artikel saya yang lalu : Teknologi Blockchain Allianz

Artikel tersebut dibuat dengan bahasa dan analogi yang sangat sederhana sehingga sangat mudah dipahami.

Sebagai penyedia layanan asuransi terkemuka dunia, Allianz telah melakukan uji coba penggunaan teknologi blockchain dalam dunia asuransi. Allianz mempelopori prototipe blockchain untuk pasar asuransi captive. Lanjutkan membaca Implementasi Teknologi Blockchain Allianz

Teknologi Blockchain Allianz

Blockchain adalah sistem terdesentralisasi, dan peraturan sistem telah didefinisikan terlebih dahulu di awal

Blockchain, apa itu ?

Bayangkanlah kita sedang duduk di kursi di sebuah taman yang indah pada suatu pagi yang sejuk. Saya sedang mempunyai sebuah apel, dan saya memberikannya kepada anda. Maka anda mempunyai apel tersebut sekarang, dan saya tidak. Sederhana.

Mari kita lihat lebih dekat tentang kejadian tersebut. Apel yang tadinya saya miliki, secara fisik saya pindahkan ke anda, Anda lalu memegangnya, merasakannya, Anda tahu dan mengalami momen yang sedang terjadi tersebut.

Saya dan anda, tidak memerlukan orang ketiga untuk melakukan perpindahan apel tersebut. Kita tidak memerlukan orang lain untuk duduk di kursi yang sama untuk memastikan apel itu telah berpindah dari tangan saya ke tangan anda.

Sekarang apel itu adalah milik anda. Saya tidak bisa memberikan apel itu kepada orang lain karena saya sudah tidak mempunyai apel lagi. Apel itu telah berada di luar kekuasaan saya. Anda sekarang memegang kontrol atas apel itu, dan bisa memberikan apel itu kepada teman anda, dan lalu teman anda bisa memberikannya ke orang lain lagi, dan seterusnya.

Jadi seperti itulah gambaran konsep pertukaran secara langsung. Tidak diperlukan orang ketiga. Dan konsep ini kurang lebih sama bisa diterapkan ke hal apa pun, entah itu barangnya berupa pisang, buku, bahkan uang.

Kembali lagi ke apel.

Sekarang katakanlah saya mempunyai apel dalam bentuk digital. Jika saya memberikan apel digital saya kepada anda, bagaimana anda bisa mengetahui saya benar – benar hanya memberikan apel digital itu kepada hanya anda ?

Lanjutkan membaca Teknologi Blockchain Allianz