Teknologi Blockchain Allianz

Blockchain adalah sistem terdesentralisasi, dan peraturan sistem telah didefinisikan terlebih dahulu di awal

Blockchain, apa itu ?

Bayangkanlah kita sedang duduk di kursi di sebuah taman yang indah pada suatu pagi yang sejuk. Saya sedang mempunyai sebuah apel, dan saya memberikannya kepada anda. Maka anda mempunyai apel tersebut sekarang, dan saya tidak. Sederhana.

Mari kita lihat lebih dekat tentang kejadian tersebut. Apel yang tadinya saya miliki, secara fisik saya pindahkan ke anda, Anda lalu memegangnya, merasakannya, Anda tahu dan mengalami momen yang sedang terjadi tersebut.

Saya dan anda, tidak memerlukan orang ketiga untuk melakukan perpindahan apel tersebut. Kita tidak memerlukan orang lain untuk duduk di kursi yang sama untuk memastikan apel itu telah berpindah dari tangan saya ke tangan anda.

Sekarang apel itu adalah milik anda. Saya tidak bisa memberikan apel itu kepada orang lain karena saya sudah tidak mempunyai apel lagi. Apel itu telah berada di luar kekuasaan saya. Anda sekarang memegang kontrol atas apel itu, dan bisa memberikan apel itu kepada teman anda, dan lalu teman anda bisa memberikannya ke orang lain lagi, dan seterusnya.

Jadi seperti itulah gambaran konsep pertukaran secara langsung. Tidak diperlukan orang ketiga. Dan konsep ini kurang lebih sama bisa diterapkan ke hal apa pun, entah itu barangnya berupa pisang, buku, bahkan uang.

Kembali lagi ke apel.

Sekarang katakanlah saya mempunyai apel dalam bentuk digital. Jika saya memberikan apel digital saya kepada anda, bagaimana anda bisa mengetahui saya benar – benar hanya memberikan apel digital itu kepada hanya anda ?

Mari berpikir tentang ini, karena dunia digital ini terasa lebih kompleks. Bagaimana anda memastikan, bahwa apel digital yang saya klaim telah saya berikan kepada anda, tidak juga sedang saya bagikan untuk orang lain ?

Mungkin, saya memiliki salinan digital apel itu yang saya taruh aslinya di komputer saya, dan apel yang anda terima adalah salinannya saja. Mungkin, saya menaruh salinan digital apel itu di server global dan ratusan atau ribuan orang bisa men-downloadnya.

Well, ternyata mengirim apel digital, lebih kompleks, karena sepertinya cara mengirim apel digital yang benar, tidak segampang seperti mengirim apel fisik di dunia nyata.

Ledger/buku besar.

Hm, untuk memecahkan masalah pengiriman apel digital, segala pengiriman apel digital perlu dicatat dalam sebuah buku besar. Ini adalah sebuah buku semacam buku akutansi dimana segala transaksi bisa dilacak.

Buku besar ini, karena bentuknya digital, harus mempunyai rumah keamanan sendiri, dan seseorang harus bertanggung jawab menjaganya.

Seperti halnya dalam game World of Warcraft, katakanlah Blizzard, sebagai pihak yang menciptakan game online ini, memiliki sebuah buku besar digital yang mencatat berapa jumlah pedang api langka yang ada di sistem mereka.

Wow, keren…rasanya problem apel digital tadi telah selesai dengan adanya buku besar dan ada orang yang bertanggung jawab terhadapnya.

Tapi…, tunggu dulu.

Di taman tadi pagi, saya menyerahkan sebuah apel kepada anda, tanpa adanya orang ketiga. Buku besar digital mensyaratkan adanya orang ketiga…dan bagaimana jika yang curang bukanlah saya, tapi orang ketiga ini ?

Orang ketiga ini bisa saja melakukan salinan apel digital sekehendak hatinya, dan karenanya hal ini tidak benar – benar memecahkan masalah pengiriman apel digital.

Apakah benar – benar tidak ada cara yang 100% hampir sama dengan kejadian di taman tadi pagi, yang bisa dilakukan secara digital ?

Blockchain adalah solusinya.

Bagaimana bila buku besar tadi dibuat tidak hanya satu, tapi dibuat banyak dan dibagikan ke semua orang. Daripada mempercayakan buku besar ini kepada satu orang saja, buku besar digital ini ada dan hidup di komputer banyak orang.  Semua transaksi yang pernah terjadi, dari segala jaman di dunia apel digital, akan tercatat di seluruh buku besar yang banyak ini dan tersebar di komputer orang banyak yang tersinkronisasi.

Bila saya mengirim apel digital kepada anda, maka saya tidak bisa mengirimkan lagi apel digital yang sama kepada orang lain, saya tidak bisa curang lagi, sebab pengiriman apel saya kepada anda telah tercatat dan tersinkronisasi di seluruh buku besar yang tersebar di banyak komputer di seluruh dunia .

Untuk berbuat curang, saya harus mencurangi banyak sistem yang saling sinkron. Menjadi tantangan yang berat bagi saya untuk mencurangi komputer yang banyak di sistem ini pada waktu yang bersamaan, terutama bila jumlah komputer ini semakin banyak.

Sistem buku besar digital yang sinkron dan tersebar ini adalah blockchain. Blockchain tidak dikontrol oleh satu pihak, dan peraturan sistem telah didefinisikan terlebih dahulu di awal. Blockchain seperti halnya software Android, bersifat open source, dimana orang – orang cakap dapat memelihara, melakukan pengecekan, menjaga keamanan dan melakukan peningkatan.

Saya, atau anda, bisa terlibat di jaringan blockchain ini juga dengan cara mengupdate informasi blockchain dan memastikan informasi ini update di semua jaringan blockchain. Bila anda bisa memecahkan masalah yang terjadi di dalam blockchain, maka anda bisa mendapatkan 25 buah apel digital sebagai hadiah, dan nyatanya, cara untuk membuat lebih banyak apel digital ini adalah dengan memecahkan masalah yang terjadi di dalam blockchain.

Kemampuan Blockchain

  1. Open source. Jumlah apel digital yang ada di buku besar didefinisikan di awal. Saya mengetahui dengan pasti jumlah apel digital yang ada, dan di dalam sistem, saya tahu jumlah apel digital itu terbatas.
  2. Saat saya memindahkan apel digital, saya memindahkan sebuah apel digital tersertifikasi oleh sistem blockchain, perpindahan ini dicatat oleh semua komputer di dalam blockchain yang tersebar.
  3. Karena ini buku besar yang tersebar, maka saya tidak memerlukan orang ketiga untuk melakukan justifikasi terhadap perpindahan apel digital ini. Saya tidak bisa berbuat curang dengan membuat salinan apel digital saya sendiri, karena proses penambahan apel digital bila ada, memerlukan verifikasi oleh semua mesin komputer yang tersebar di seluruh dunia.

Maka dalam sistem blockchain, perpindahan apel digital menjadi persis sama dengan perpindahan apel fisik di taman tadi pagi. Dan yang lebih hebat, ini apel digital, saya bisa mengirim 1000 apel, 1 juta apel dan bahkan hanya 0.0000001 apel.

Saya bisa melakukan pengiriman apel ini dengan sekali klik jari saya dalam jarak yang jauh. Saya bisa mengirim dari Surabaya, kemana pun, dalam jumlah berapa pun, tanpa campur tangan orang ketiga sama sekali, dengan aman dan sangat cepat.

Saya bahkan bisa menyisipkan barang digital lain dalam kiriman apel digital saya tadi, ini dunia digital yang tidak mempunyai berat. Saya bisa menyisipkan kalimat di apel ini, sebuah catatan digital. Atau saya juga bisa menyisipkan hal – hal lain yang penting misal kontrak perdagangan, sertifikat saham, identitas, dan sebagainya. Blockchain, keren bukan ?

Allianz pelopor Blockchain dalam asuransi

Sebagai penyedia layanan asuransi terkemuka dunia, Allianz telah melakukan uji coba penggunaan teknologi blockchain dalam dunia asuransi. Allianz mempelopori prototipe blockchain untuk pasar asuransi captive.

Asuransi captive adalah sebuah alternatif berasuransi yang berbentuk self-insurance, dimana grup/perusahaan induk membuat sebuah perusahaan asuransi terlisensi yang akan melayani asuransi jaringan perusahaan itu sendiri, dengan tujuan efisiensi dalam rangka membuat layanan asuransi yang customized atau sesuai kebutuhan dan keadaan perusahaan.

Dengan menciptakan perusahaan asuransi mereka sendiri, perusahaan induk dapat mengurangi biaya – biaya mereka, memastikan resiko yang sulit tercover, memiliki akses langsung ke pasar reasuransi, dan meningkatkan arus kas perusahaan.

Dengan memiliki perusahaan asuransi sendiri, perusahaan induk secara tidak langsung mampu mengevaluasi resiko anak perusahaan, menulis kebijakan, menetapkan premi dan akhirnya mengembalikan dana yang tidak digunakan dalam bentuk laba, atau menginvestasikannya untuk pembayaran klaim di masa depan.

Perusahaan induk dengan perusahaan asuransi buatannya, terkadang mengasuransikan resiko pelanggan secara grup. Ini adalah bentuk alternatif dari manajemen resiko yang lebih praktis, dimana perusahaan dapat melindungi diri mereka sendiri secara finansial dengan secara bersamaan memiliki kontrol yang lebih besar atas bagaimana mereka diasuransikan.

Allianz melalui AGCS – Allianz Global Corporate & Specialty, melakukan desain dan menjalankan perusahaan asuransi captive ini atas nama perusahaan induk. Sebagai perusahaan asuransi terdepan di dunia, Allianz bermitra dengan pemilik perusahaan asuransi captive, untuk mengelola setiap program, menggunakan jaringan internasional Allianz di 210 negara dan wilayah untuk sepenuhnya mematuhi peraturan wilayah setempat.

Teknologi Blockchain secara otomatis menghubungkan semua pihak yang terlibat dalam program asuransi captive – manajemen captive, anak perusahaan lokal dan perusahaan asuransi fronting melalui jaringan dan teknologi blockchain Allianz. Blockchain adalah buku besar didistribusikan yang dibagi di antara jaringan peserta dan dapat mencatat transaksi dan entri data.

Pembaruan atau perubahan apa pun tentang data asuransi dibagikan secara realtime di semua pengguna. Hal ini menciptakan cara distribusi informasi yang lebih cepat, transparan, aman dan efisien, dalam melakukan pemrosesan bisnis dan pencatatan transaksi di berbagai pihak.

Allianz adalah perusahaan asuransi kelas dunia terdepan, selalu melakukan inovasi dan aplikasi teknologi terkini. Silahkan simak peran teknologi blockchain Allianz dalam dunia asuransi lebih dalam lagi dalam artikel saya selanjutnya yang segera rilis : Implementasi Teknologi Blockchain Allianz

Sumber dan diolah

Asuransi jiwa merupakan cara terbaik mempersiapkan tabungan warisan. Di Allianz, Anda dapat mempersiapkan dana warisan dengan asuransi jiwa Allianz, mulai dari premi setara 5000 rupiah per hari.

Untuk layanan konsultasi gratis asuransi jiwa dan kesehatan Allianz, hubungilah kami, Agen Asuransi Allianz di Surabaya dan Sidoarjo, Jawa Timur.

HP/SMS/WA/Telegram : 085 777 999 526
HP/SMS : 0852 22 218 218
Email : anugrah.allisya@gmail.com

2 tanggapan untuk “Teknologi Blockchain Allianz”

  1. Baru ngerti sedikit ttg mata uang digital.
    Pertanyaan, masalah apa yg mungkin ada dalam blockchain, dan kenapa dg memecahkan masalah tsb bisa membuat kita mendapat sejumlah uang digital? Siapa yg memberikan uang itu? Terima kasih.

    Suka

  2. Yang memberikan reward adalah protokol blockchain Pak. Protokol ini merupakan aturan2 yang didefinisikan di awal. Masalah bukan berarti masalah dalam konteks negatif, tapi lebih mengarah kepada suatu tugas yang harus diselesaikan. Saat suatu data baru masuk, katakanlah data polis asuransi baru diinput, maka terdapat tugas baru untuk merekam ini ke dalam blockchain, bila sinkronisasi data selesai di semua sel blockchain, data terekam, maka pihak2 yg melakukannya mendapatkan reward, atas kerja perekaman yang berhasil dilakukan. Blockchain seperti kumpulan simpul yg hidup dan saling bertautan, saat data yang baru masuk, simpul baru ditambah dan saling diperkenalkan ke anggota2 yg sudah lama, sehingga mereka saling mengenal dan melindungi satu sama lain…kurang lebih begitu 🙂

    Suka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s