Mengukur Nilai Jasa

Meski tidak ada perang, membubarkan tentara tentu bukan keputusan yang layak
Service Crossword Concept
Service Crossword Concept

Bisakah ? Bagaimana ?

Itu adalah serangkaian pertanyaan yang akan saya ajukan bila ada sumber yang menyatakan bisa mengukur nilai jasa.

Berbeda dengan nilai barang yang bisa ditakar dengan nilai produksi plus nilai distribusi plus nilai keuntungan, nilai jasa menurut hemat saya lebih bernilai abstrak. Bila pada keseharian kita memberikan sejumlah uang kepada penyedia jasa yang kita gunakan, itu lebih pada nilai pengganti jasanya, bukan pada nilai jasa itu sendiri.

Beberapa jenis pelayanan jasa yang ada di kehidupan sehari – hari, belumlah termasuk pada core atau inti jasa itu sendiri, yaitu keabstrakannya. Jasa angkutan contohnya, karena nilainya sendiri masih bisa ditakar misal dengan: harga sewa mobil sekian menit saat digunakan + harga bbm + standar jasa driver sekian menit saat mengemudi.

Para pekerja yang bekerja di pabrik – pabrik, belum masuk pada tingkat sifat keabstrakan yang dimiliki oleh kata berbunyi “jasa” (bahasa Inggris=”service”). Pengusaha pemilik pabrik masih bisa mengkalkulasi, katakanlah bila pemilik usaha memutuskan untuk melakukan proses otomatisasi di pabriknya dengan robot, mesin, komputer, dan atau kombinasi dari semuanya itu, masih bisa dihitung komponen biaya produksi dari faktor tenaga kerja.

Nah, driver atau pekerja di pabrik, masih bisa memasuki nilai keabstrakannya dari jasa, bila mereka mau masuk di level abstrak itu. Ini pengalaman pribadi saya, karena rutin ke luar pulau, saya jadi sering menggunakan taksi ke bandara dan sudah bertemu dengan banyak driver taksi.

Kebanyakan driver ya hanya mengemudi, mengantarkan saya dari titik asal ke tujuan. Sementara sejumlah driver, bukanlah driver biasa – biasa, mereka ini dalam perjalanan selama beberapa puluh menit ini, bisa memberikan nilai tambah atau memberikan suatu pelajaran tentang suatu hal kepada saya. Mereka ini adalah driver yang sudah masuk ke level keabstrakan dari kata jasa, dan pasti menerima lebih dari driver yang hanya mengemudi saja.

Suatu sore dari bandara Juanda, saya ingin pulang ke rumah naik taksi dengan rute biasanya, lewat tol bandara, lalu lanjut tol Waru arah Sidoarjo, ini agar saya tidak terjebak di 3 titik macet bila saya melewati jalan biasa. Begitu paham tujuan dan rute yang saya inginkan, driver menawari alternatif lain: Pak, saya ada solusi lewat jalan biasa, dan tidak macet…pelanggan saya yang tujuannya pusat kota juga sering lewat situ sore – sore dan aman saja.

Ada juga driver yang menceritakan pengalamannya ketika menjadi pekerja penggarap kebun sawit di negeri tetangga, tentang bagaimana kehidupan sehari – hari sewaktu disana, betapa senangnya pas bisa berkunjung di kota terdekat dan makan lebih enak dari biasanya, dan bagaimana Bapak ini akhirnya memutuskan untuk pulang balik ke tanah air karena meski pun menerima uang lebih disana, namun kondisi monoton di kebun sawit terpencil membuat Bapak ini rindu kampung halaman. Bapak ini telah mengajari saya untuk selalu bersyukur selama perjalanan ke rumah itu.

pricevalue

Tidak seperti driver yang masih bisa memilih antara menjadi driver saja, atau menjadi driver plus, sejumlah profesi memang secara alamiah tidak mempunyai pilihan lain, kecuali harus selalu berkecimpung di nilai keabstrakan dari kata jasa itu. Guru, dokter, polisi, pemadam kebakaran, tentara, adalah contoh – contoh profesi jasa yang riil.

Seseorang tidak bisa hanya sekedar mampu mengemudikan kendaraan besar dan mampu menyemprot air dengan hydran besar untuk bisa dikatakan sebagai pemadam kebakaran (bahasa Inggris=”fire fighter”; orang yang berjuang melawan kebakaran). Ilmu adalah penunjang dari profesi guru atau dokter, tapi guru dan dokter bukanlah sekedar penerjemah dari ilmu yang mereka miliki. Bagi polisi dan tentara, tentu tidak ada nilai yang sepadan untuk resiko kehilangan nyawa yang mereka miliki saat menjalankan tugas kedinasan.

Jadi jelas, jasa itu adalah abstrak.

Lalu apa kaitannya dengan asuransi hingga tulisan tentang jasa ini muncul di blog asuransi saya ?

Ada jenis asuransi yang menurut hemat saya, bila Anda membeli produk ini, Anda membeli jasa. Contohnya asuransi kerugian mobil. Anda mungkin akan menerima produk dengan nilai uang yang jauh lebih besar dari nilai premi yang Anda bayarkan, tenang saja, karena ini Anda membeli jasa, sifatnya abstrak. Semakin rusak mobil Anda, seolah – olah Anda untung sekali karena perbedaan harga perbaikan mobil yang rusak, dengan nilai premi yang dibayar, semakin timpang.

Namun ada kalanya tidak ada kejadian apa – apa, sehingga dalam tahun itu seolah – olah premi yang dibayar menjadi percuma. Tenang saja, ini juga bukan tentang rugi dan untung, karena yang kita bicarakan adalah jasa, sesuatu yang abstrak. Merupakan suatu pemikiran yang berlebihan dan tidak logis, bahwa pada masa kondisi damai sekarang ini, tentara perlu dibubarkan, karena percuma saja, perang juga tidak ada, dan tentu meski tidak ada perang tentara perlu digaji, belum lagi biaya pemeliharaan alat – alat perang yang juga tidak murah.

denjaka

Asuransi kesehatan, juga merupakan tipe produk jasa. Untuk membuat pelayanan kesehatan yang diterima harus sama nilainya dengan jumlah premi yang dibayar, adalah sangat susah, bahkan saya rasa tidak mungkin. Plus atau minusnya, kembali lagi, bukan menjadi suatu masalah untung dan rugi, karena asuransi kesehatan adalah jasa, sesuatu yang abstrak.

Bayangkan ini, dalam antrian 10 pasien yang datang ke praktek seorang dokter anak di rumah pribadinya, biaya pengganti jasanya umumnya kurang lebih sama, misal 100 ribu. Dan dari 10 pasien tadi, sangat tidak masuk akal bila pak dokter harus dituntut menyediakan waktu konsultasi yang persis sama antar pasien. Ada kalanya pasien cuman 6-8 menit di dalam ruang praktek, ada kalanya bisa sampai 20 menit di dalam ruang praktek dan belum keluar – keluar, dan orang – orang di luar mulai resah…kapan nih selesainya ?

Bila menyangkut jasa, akan susah bila dikaitkan dengan prinsip keadilan yang kaku, dan karenanya menyebut untung dan rugi dalam kata jasa, juga kurang layak.

Di Allianz, Anda dapat mempersiapkan dana warisan dengan asuransi jiwa Allianz, mulai dari premi setara 5000 rupiah per hari.

Untuk layanan konsultasi gratis asuransi jiwa dan kesehatan Allianz, hubungilah kami, Agen Asuransi Allianz di Surabaya.

logo-allianz-surabaya

HP/SMS/WA/Telegram : 085777999526
Pin BB : D47B25B3
Email : anugrah.allisya@gmail.com
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s