Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pengisian SPAJ

Narasumber: Ignatia Katie – Head Of Customer Relation Allianz Life Indonesia

salah-jurusan

  1. Apa saja kesalahan yang sering terjadi saat pengisian SPAJ?

Salah satu yang  sering terjadi, adalah kurang teliti dan kurang lengkap dalam memberikan informasi tentang riwayat kesehatan mereka, baik riwayat kesehatan personal maupun riwayat kesehatan keluarga. Padahal, ini merupakan hal terpenting dalam pengisian SPAJ untuk memudahkan proses klaim di masa mendatang. Kemudian, nasabah terkadang tidak melengkapi dengan data riwayat kesehatan dan rekam medis terbaru

Hal ini juga sering kali disebabkan oleh istilah-istilah dalam SPAJ yang kurang dimengerti oleh nasabah, oleh sebab itu disinilah peran tenaga penjual kami untuk dapat membantu calon nasabah.

  1. Apa konsekuensi ketika terjadi kesalahan saat pengisian SPAJ?

Jika ada kesalahan saat pengisian SPAJ, tentunya akan berimplikasi pada proses klaim dan juga uang pertanggungan. Proses klaim yang sebenarnya hanya membutuhkan waktu kurang lebih 7 hari kerja, bisa menjadi lebih lama. Selain itu, ketika kita akan melakukan perubahan pada polis yang terkait dengan medis, ada beberapa hal yang harus kita penuhi lagi di dalam form perubahan , seperti surat keterangan dan rekam medis.

  1. Bagaimana cara untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kesalahan saat pengisian SPAJ?

Kita sebagai calon nasabah harus memberikan informasi yang lengkap dan sesuai dengan riwayat medis. Artinya, pertama kita harus mengisi dengan lengkap dan benar serta bertanya dengan pihak penjual perusahaan asuransi apabila ada kurang dimengerti sejak awal pengajuan polis asuransi.

Yang terpenting, kita harus mengerti kebutuhan kita sendiri, perlindungan seperti apa yang kita butuhkan sehingga nantinya kita tidak salah membeli produk asuransi.

4. Apakah saya bisa mengisi ulang SPAJ, ketika saya menyadari ada kesalahan pengisian tidak lama setelah SPAJ saya disubmit?

Pada dasarnya bisa tergantung dari sifat kesalahan itu sendiri, tetapi, tetapi biasanya perusahaan asuransi memberikan beberapa syarat untuk melengkapi dokumen pendukung, seperti surat keterangan tambahan, rekam medis tambahan dan lainnya. Untuk hal ini, setiap perusahaan asuransi memiliki kebijakan yang berbeda. Namun, pada dasarnya perusahaan asuransi tidak ingin menyulitkan nasabahnya sehingga hal ini bisa didiskusikan.

 

SUMBER

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s