Memberi Makna Pada Uang 5000 Rupiah

dengan membayar 1,8 juta selama 12 tahun, atau 12 kali, Anda sudah bisa mempersiapkan dana warisan sebesar 201 juta, atau 111 kali dari 1,8 juta

5K lama

Apakah yang bisa dilakukan selembar uang lima ribu rupiah di jaman sekarang ini ? Hm, beberapa jawaban di antaranya: beli 1 galon air minum isi ulang, beli pulsa, ongkos naik angkot sekali jalan, makan bakso, di kampung saya di Surabaya, tepatnya di kawasan Wonokromo, saya masih bisa jajan lumayan kenyang dengan uang 5 ribu. Pertanyaan ini pernah saya ajukan ke teman saya yang perokok, jawabannya adalah dapat segelas kopi plus 1-2 batang rokok, tergantung mereknya….cukup untuk teman di saat break kerja.

Jawaban pertanyaan ini, bisa jadi sangat beragam, tergantung daerah tempat tinggal kita masing – masing. Jawaban – jawaban di atas, adalah jawaban versi Surabaya, suatu kota yang bisa dibilang masih ramah di kantong (semuanya murah di Surabaya, kecuali harga tanah dan rumah 🙂 ). Anda masing – masing sah – sah saja punya beragam jawaban yang lain.

Apa pun jawaban terhadap pertanyaan ini: Apakah yang bisa dilakukan selembar uang lima ribu ? Kebanyakan akan memiliki kesamaan, bahwa nilai uang 5 ribu di jaman sekarang ini memiliki jangkauan relatif lebih sempit dibandingkan beberapa tahun yang lalu, dan memiliki efek jangka pendek, terutama bila jawabannya berkenaan dengan makan dan minum, apalagi merokok. Beberapa jawaban mungkin berdaya jangkau secara jangka panjang, misal sedekah atau ditabung. Lanjutkan membaca Memberi Makna Pada Uang 5000 Rupiah

BANK adalah teman, ASURANSI adalah sahabat

“Aku tak membutuhkan sahabat yang berubah ketika aku berubah; sahabat yang mengangguk ketika aku mengangguk; jika seperti itu, bayanganku bisa melakukannya lebih baik.”    – Plutarch –

patrick spongebobAnda pasti merasa lebih dekat dengan Bank dan berteman erat dengan Bank. Buktinya gampang saja. Bukalah dompet Anda, maka di dalamnya selain berbagai kartu identitas, akan terdapat kartu atm dan kartu kredit yang jumlahnya bisa beberapa, bahkan di antaranya mungkin dari bank yang berbeda. Kehidupan sehari – hari kita semakin bisa dimudahkan oleh kartu atm dan kartu kredit, 2 jenis kartu “sakti” yang meski bentuknya kecil tapi mempunyai kekuatan luar biasa. Semakin lama dan modern, transaksi cashless semakin gampang dilakukan dimana – mana. Kita akan mengerutkan dahi atau terperangah keheranan saat melakukan transaksi bernilai relatif besar di suatu toko dan kasir berkata: Maaf Bapak, Ibu, kami cuman bisa terima cash. Bisa – bisa batal itu transaksi belanja.

Rahasia utama dari kesaktian kartu atm atau kartu kredit adalah, tidak ada rahasianya ! Kartu atm yang nilai uangnya tidak ada, tidak lagi sakti. Kesaktian kartu kredit juga hilang manakala kartu telah terblokir karena tunggakan kartu kredit yang belum lunas. Kartu atm dan kartu kredit mempunyai kesaktian, saat Anda memberikan mereka kekuatan….jadi yang digdaya sebenarnya bukan kartunya, tapi Anda. Lanjutkan membaca BANK adalah teman, ASURANSI adalah sahabat

Terlihat Sama, Tapi……Beda Akad, Beda Hukumnya

Hukum Islam bertujuan untuk melindungi semuanya, harus sama hak dan kewajiban antara si pembeli dan si penjual. Sama-sama bisa untung, sama-sama bisa rugi.

akad-syariah

Banyak yang masih meragukan asuransi syariah sebagai produk keuangan yang halal dan memandang asuransi syariah sama saja dengan asuransi konvensional, dan menganggap dua – duanya haram. Padahal asuransi syariah dan konvensional memiliki perbedaan mendasar dalam beberapa hal prinsip, salah satunya dalam hal akad.  Akad ialah: perikatan ijab (pernyataan melakukan ikatan) dan kabul (pernyataan penerimaan ikatan) yang dibenarkan syara’ yang menetapkan kerelaan kedua belah pihak.

Kepemilikan dana klaim/tabarru’ pada asuransi syariah merupakan hak peserta. Perusahaan hanya sebagai pemegang amanah untuk mengelolanya secara syariah. Pada asuransi konvensional, dana yang terkumpul dari nasabah (premi) menjadi milik perusahaan, sehingga perusahaan bebas menentukan alokasi investasinya (bisa masuk ke instrument investasi non syariah). Pembayaran klaim pada asuransi syariah diambil dari dana tabbaru’(dana kebajikan). Pada asuransi konvensional pembayaran klaim diambilkan dari rekening dana perusahaan. Asuransi syariah menggunakan sistem berbagi resiko – sharing of risk (saling membantu antar peserta), sedangkan pada asuransi konvensional yang dilakukan adalah pemindahan resiko –transfer of risk (jual beli antara peserta dan perusahaan).

Jelas asuransi syariah dan konvensional memang sangat berbeda dalam akad dan cara kerjanya, yang menyebabkan asuransi syariah bersih dari gharar,  maysir dan riba. Asuransi syariah halal.

Uraian tulisan ini selanjutnya berasal dari kiriman whatsapp rekan saya yang merupakan contoh pesan berantai yang bagus, dan dapat menggambarkan dengan jelas adanya perbedaan akad dari suatu transaksi, dapat menyebabkan perbedaan hukum dari transaksi itu, meski terlihat transaksinya seolah – olah sama.

👳🏽 Gimana kabarnya mbak ?

🙎🏻 Sehat dek, alhamdulillah.

👳🏽 Ini saya selain silaturahmi juga ada perlu mbak.

🙎🏻 Apa apa dek…apa yang bisa tak bantu.

👳🏽 Anu..kalau ada uang 20juta saya mau pinjam.

🙎🏻 Dua puluh juta? Banyak sekali. Untuk apa dek? Lanjutkan membaca Terlihat Sama, Tapi……Beda Akad, Beda Hukumnya

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pengisian SPAJ

Narasumber: Ignatia Katie – Head Of Customer Relation Allianz Life Indonesia

salah-jurusan

  1. Apa saja kesalahan yang sering terjadi saat pengisian SPAJ?

Salah satu yang  sering terjadi, adalah kurang teliti dan kurang lengkap dalam memberikan informasi tentang riwayat kesehatan mereka, baik riwayat kesehatan personal maupun riwayat kesehatan keluarga. Padahal, ini merupakan hal terpenting dalam pengisian SPAJ untuk memudahkan proses klaim di masa mendatang. Kemudian, nasabah terkadang tidak melengkapi dengan data riwayat kesehatan dan rekam medis terbaru

Hal ini juga sering kali disebabkan oleh istilah-istilah dalam SPAJ yang kurang dimengerti oleh nasabah, oleh sebab itu disinilah peran tenaga penjual kami untuk dapat membantu calon nasabah. Lanjutkan membaca Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Pengisian SPAJ

Komik Asuransi Jiwa: Jujur Mengisi SPAJ

Saat kita akan membeli produk asuransi jiwa, tentunya kita akan diminta untuk mengisi Surat Pengajuan Asuransi Jiwa atau SPAJ. Namun, banyak kesulitan yang sering kita temui saat harus mengisi formulir tersebut, seperti kolom riwayat penyakit.  Nah, komik berikut ini akan memberi gambaran jelas mengenai pentingnya kecermatan kita dalam mengisi SPAJ.

Allianz_-_Komik_4_-_Mengisi_SPAJ

 

Sumber